IHSG ditutup pada level 4155.491, turun 25.877 points (-0.62%), dengan total transaksi sebesar 4.2 trilyun, dimana asing net sell sebesar 66 milyard rupiah
Dow. 12927.17. -102.09 -0.78%
Nasdaq. 2970.45. -30.00. -1.00%
S&P 500. 1366.94. -11.59. -0.84%
FTSE. 5665.57. -106.58 -1.85%
Dax. 6523.00. -227.12 -3.36%
CAC40. 3096.37. -90.21. -2.83%
Oil. 103.11. -0.77. -0.74%
Gold. 1638.60. +6.00. +0.37%
IDR. 9191(source: yahoo finance)
Euro. 1.3158
TLKM.34.07. +0.21 +0.62% Rp7828
ISAT. 26.78. -0.07 -0.26% Rp4923
BumiPLC. 497.40. -46.00.-8.48%
EIDO. 30.86. -0.35. -1.12%
Timah. 21200. -50. -0.24%
Nickel. 17465. -310. -1.74%
CPO 3475RM -25 -0.71% $1132
Corn. 612.50. +9.50. +1.58%
Soybean. 55.49. -0.79. -1.40%
Wheat. 632.50. +9.50. +1.52%
DOC. IDR 3800. +50. +1.33%
Tip trading buat hari ini, Selasa tanggal 24 April 2012 :
1. Pemerintah akan menaikan harga BBM untuk kendaraan dengan selinder diatas 1500cc atau lebih, ini akan membawa effect kurang baik buat saham ASII, mungkin juga perbankan, karena akan memberikan dampak inflasi yang tinggi.
2. Namun tidak akan pengaruh terhadap saham property, karena saat ini property menjadikan pilihan alternative investor untuk menyimpan uangnya dalam bentuk property, untuk mengantisipasi inflasi yang tinggi.
3. Lembaga Pemeringkat International S&P menilai kebijakan Pemerintah tentang sector tambang membahayakan iklim investasi di Indonesia, yaitu dengan rencana Pemerintah untuk menaikan pajak eksport mineral dan batu bara.
4. Kegagalan Pemerintah menaikan BBM mengakibatkan Lembaga pemeringkat international S&P tsb menunda Indonesia pada level Investasi grade.
5. Saham-saham yang mampu bergerak anomaly adalah saham Bimantara group dan saham-saham kecil, so sebaiknya hati-hati dengan saham-saham Blue chips, terutama saham berbasic coal/batu bara.
6. Saham-saham B-7 kemarin terkena tekanan hebat seiring dengan saham BUMI plc yang sudah turun drastic di bursa Inggris, dan sepertinya saham B-7 masih akan berkepanjangan. So barhati-hati juga dengan saham ini.
7. Hati-hati jika IHSG tidak mampu bertahan diatas 4100, maka berpeluang besar menuju level 4004 kembali.
8. Hari ini peranan Dow Fut akan lebih berperan dibandingkan penuntupan dow semalam turun 0.78%, karena penurunan Dow subuh ini sudah terefleksi oleh penurunan IHSG kemarin. Saat blog ini diup date, dow fut + 6, semoga nanti siang dow fut bisa lebih membaik lagi.
1. Pemerintah akan menaikan harga BBM untuk kendaraan dengan selinder diatas 1500cc atau lebih, ini akan membawa effect kurang baik buat saham ASII, mungkin juga perbankan, karena akan memberikan dampak inflasi yang tinggi.
2. Namun tidak akan pengaruh terhadap saham property, karena saat ini property menjadikan pilihan alternative investor untuk menyimpan uangnya dalam bentuk property, untuk mengantisipasi inflasi yang tinggi.
3. Lembaga Pemeringkat International S&P menilai kebijakan Pemerintah tentang sector tambang membahayakan iklim investasi di Indonesia, yaitu dengan rencana Pemerintah untuk menaikan pajak eksport mineral dan batu bara.
4. Kegagalan Pemerintah menaikan BBM mengakibatkan Lembaga pemeringkat international S&P tsb menunda Indonesia pada level Investasi grade.
5. Saham-saham yang mampu bergerak anomaly adalah saham Bimantara group dan saham-saham kecil, so sebaiknya hati-hati dengan saham-saham Blue chips, terutama saham berbasic coal/batu bara.
6. Saham-saham B-7 kemarin terkena tekanan hebat seiring dengan saham BUMI plc yang sudah turun drastic di bursa Inggris, dan sepertinya saham B-7 masih akan berkepanjangan. So barhati-hati juga dengan saham ini.
7. Hati-hati jika IHSG tidak mampu bertahan diatas 4100, maka berpeluang besar menuju level 4004 kembali.
8. Hari ini peranan Dow Fut akan lebih berperan dibandingkan penuntupan dow semalam turun 0.78%, karena penurunan Dow subuh ini sudah terefleksi oleh penurunan IHSG kemarin. Saat blog ini diup date, dow fut + 6, semoga nanti siang dow fut bisa lebih membaik lagi.
GGRM :
Saat ini shaam Blue Chips penunjuk IHSG boleh berganti dari ASII ke GGRM.
Jika IHSG dipertahankan, maka GGRM seharusnya diangkat.
Stochastic golden cross, kemarin open langsung gap up., close = high.
Tembus diatas 60.000 berpeluang menuju level 63.000.
S : 59.000... 58.500, R : 60.250... 60.750.
Batasi resiko pada level 59.000.
MNCN :
Saham yang mampu anomali ketika IHSG turun adalah Bimantara group.
Saham ini strong bullish, terlihat jarak MA5, MA20, MA50, MA200 yang sangat lebar.
Stochastic memperlihatkan tanda akan golden cross.
Berpeluang menciptakan target harga tertinggi baru, dengan target terdekat 2250.
S : 1950... 1930, R : 2050... 2075.
BHIT :
Saham ini tidak diragukan lagi on the ways to 500.
Low kemarin = 450 diatas low sebelumnya = 445.
Jika hari ini tidak turun dibawah 445, maka confirm goes to 500.
Stochastic mulai meninggalkan area jenuh jual.
Batasi riseiko pada level 440.
S : 455.. 450, R : 475... 485.
Pivot point pada level 460.
LPCK :
Saham termurah properti masih dipegang oleh LPCK.
Sepanjang tidka lebih rendah dari 2625-2575, saham ini masih strong up trend.
Close>MA5>MA20>MA50>MA200.
Kemarin sempat menciptakan level tertinggi baru pada level 2875.
Target terdekat berpeluang menuju level 3000.
S : 2625... 2575, R : 2800... 2890
BKSL :
Kemarin sempat naik hingga level 305,
namun karena pembukaan eropa yang turun diatas 1,5%-2%, maka menyeret IHSG turun drastis.
Jika hari ini situasi kondusif, maka BKSL akan melanjutkan kenaikannya.
Dengan syarat tidak turun lebih rendah dari low sehari sebelumnya yaitu dibawah 280.
Target terdekat adalah 310 dan berpeluang menciptakan level tertinggi baru.
S : 285... 280, R : 300... 305
PNLF :
Setelah stochastic golden cross,
disusul juga MACD golden cross.
MA5=MA20>MA50>MA200.
Tembus level 160-161, maka target beriktunya adalah 180-182.
Namun jika turun dibawah 150, maka false break out.
Saham ini secara FA masih termasuk sangat murah.
S : 150... 148, R : 160... 162
Segala tulisan di blog ini bukan menganjurkan untuk membeli/menjual saham Anda, Semua keputusan ada di tangan Anda karena itu berhati-hati'lah karena berinvestasi di Pasar Saham mengandung Resiko Kerugian.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar