Kamis, 05 April 2012

Saatnya IHSG untuk Koreksi




IHSG ditutup pada level 4134.036, turun 81.408 points (-1.93%), dengan total transaksi sebesar 4.9 trilyun rupiah, dimana asing net sell sebesar 466 milyard.

Dow. 13074.75. -124.80.-0.95%
Nasdaq. 3068.09. -45.48. -1.46%
S&P 500. 1398.96. -14.42. -1.02%
FTSE. 5703.77. -134.57.-2.30%
Dax. 6784.06. -198.22. -2.84%
CAC40. 3313.47. -93.31. -2.74%
Oil. 101.47. -2.54. -2.44%
Gold. 1614.10. -57.00. -3.46%
IDR. 9130 (source: yahoo finance)
Euro. 1.3141
TLKM.31.68 +0.32. +1.02% .Rp7230
ISAT. 27.59. -0.09. -0.33%. Rp5038
BumiPLC. 604.50.-11.00. -1.79%
EIDO. 31.05. -0.75. -2.36% 
Timah. 22500. -500. -2.18% 
Nickel. 17860. -290. . -1.60%
CPO 3557RM +24 +0.68% $1161
Corn. 656.75. -1.50. -0.23%
Soybean. 56.02. +0.12. +0.21%
Wheat. 639.25. -18.75. -2.83%
DOC. IDR 3750. -250. -6.25%

Tips trading 05 april 2012

1. IHSG telah mencetak rekor tertinggi barunya di 4232 rekor terbaru di tahun ini

2. Sudah saatnya market untuk koreksi dan konsolidasi.

3. sebaiknya kita wait and see saja menunggu sampai sejauh mana koreksi akan terjadi

4. Saham2 2nd liner mungkin juga akan mulai terkoreksi, walaupun ad beberapa saham2 kecil yg mulai bangkit 1 sampai 2 hari ini

5. Asing juga sudah mulai melakukan penjualan walaupun tidak terlalu besar2an karena beranggapan saham diindonesia masih berpotensial untuk rebound.

6. Untuk saham2 perbankan seperti BBRI, BMRI, BBCA dan BDMN masih cukup berpotensial untuk melanjutkan kenaikannya walaupun agak sedikit terhambat semoga asing tidak melakukan penjualan besar2an terhadap saham perbankan BDMN juga mulai mendapat sorotan dari BI pasca bergabungnya dengan DBS.

7. Marikita perhatikan sampai sejauh mana koreksi saham pada hari ini ditambah hari ini adalah hari terakhir perdagangan karena besok akan long weekend

8. Mohon maaf saya tidak bisa menampilkan chart saham semoga minggu depan bisa saya tampilkan.


Nikkei Melemah

Indeks bursa saham Nikkei memulai perdagangan hari Kamis dengan bergerak melemah, dengan kejatuhan bursa saham AS dan banyak harga komoditi yang membawa Nikkei turun 0.8% menjadi 9,745.42 dan indeks Topix yang melemah 1.1%. Buruknya lelang obligasi Spanyol sebagian menjadi faktor yang disalahkan untuk jatuhnya bursa saham AS atau Wall Street dengan kinerja yang terburuk dalam sebulan, dengan akibat beban untuk saham-saham Jepang secara global yang mendapatkan dampak negatifnya.
Saham Sharp Corp turun 2.8%. Sony Corp turun 1.6% dan Honda Motor Co yang melemah 2.4%, melanjutkan kejatuhan setelah membukukan penurunan penjualan di AS. Saham-saham perkapalan juga melemah, dengan Mitsui O.S.K Lines Ltd yang turun 2.3% dan Nippon Yusen K.K yang turun 3.5%. Merosotnya harga-harga komoditi berkontribusi menyeret turun saham JFE Holdings Inc yang turun sebanyak 3.1% dan Sumitomo Metal Mining Co yang melemah 2.2%.


Bulsa wallstreet turun dalam 1 bulan terakhir
Bursa saham AS mengurangi penurunan sebelumnya pada hari Rabu, namun masih ditutup dalam area negatif untuk hari kedua, dipicu oleh kekecewaan terhadap minutes terkini dari Fed dan kecemasan mengenai zona Eropa. Dow dan S&P mencetak penurunan terbesar sejak 6 maret, sementara Nasdaq mencetak hari paling buruk tahun ini. “Nampanya ini menjadi titik bali pada pasar,” ucap Ira Epstein dari Linn Group. “Semua orang merasa tertinggal, sehingga akan ada penembusan pertama dan biasanya tajam.” Epstein menasehati investor untuk “menahan diri” dan melihat seberapa dalam koreksi terjadi. “Kita tidak harus terburu-buru membali pasca penembusan berarti pertama pada pasar,” ucapnya. “Menurutku hal yang menyebabkan ini akan menjadi sangat lemah ketika semua orang mempercayainya.”
Dari datai ekonomi, sektor swasta menambah 209,000 pekerjaan di bulan Maret, menurut data ADP National Employment Report. Ekonom memperkirakan kenaikan sebanyak 200,000. ADP merupakan data pendahulu laporan tenaga kerja bulanan pemerintah yang akan dirilis hari Jumat. Sementara itu, sektor jasa berekspansi dengan laju yang sedikit lebih lambat dari perkiraan di bulan Maret pada 56.menurut indeks non manufaktur Institute for Supply Management. Perkiraan ekonom adalah sebesar 57.0


Bursa saham di wallstreetpun anjlok
Mayoritas saham di Wall Street memperlihatkan penurunan tajam pada perdagangan hari Rabu seiring berlanjutnya kekecewaan pasar terhadap rilis minutes pertemuan Federal Reserve hari sebelumnya, yang mengindikasikan kian kecilnya peluang untuk pengucuran stimulus moneter lebih lanjut dari Fed. Kombinasi antara kekecewaan dan kembali meningkatnya kekhawatiran penyebaran krisis hutang di zona Euro telah memicu aksi hindar resiko, dan meredam dampak positif yang coba dihadirkan oleh beberapa data ekonomi AS yang cukup solid.
Dow Jones Industrial Average terpaksa harus mengulangi kejatuhan 3 digit yang pernah diperlihatkan pada 6 Maret lalu, dengan kehilangan lebih dari 150 poin pada perdagangan hari ini. Saham BofA dan JPMorgan menunjukkan kinerja terburuk di antara saham blue-chip lainnya.
Begitu pula dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite, yang juga merosot tajam, dengan masing-masing kehilangan sekitar 1,15% dan 1,65% sejauh ini.
Minutes pertemuan kebijakan Fed terakhir yang dirilis kemarin mengisyaratkan jika minat para pembuat kebijakan untuk melanjutkan pelonggaran kuantitatif secara signifikan menurun, di tengah perekonomian AS yang terus menunjukkan perbaikan.
Sementara data ekonomi AS yang dirilis hari ini menunjukkan keberhasilan sektor swasta dalam menciptakan 209.000 pekerjaan pada bulan Maret, yang lebih tinggi dari ekspektasi 200.000 pekerjaan. Angka ini biasanya digunakan para pelaku pasar untuk memperkirakan hasil dari data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pemerintah pada hari Jumat mendatang. Di samping itu, laporan Institute for Supply Management juga menunjukkan jika sektor swasta AS masih terus melanjutkan ekspansi untuk 27 bulan berturut-turut pada bulan lalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar